
Seascape Ecotourism Roadmap Development
Projects
Client: Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN)
Durasi Proyek: Agustus – November 2025
Deskripsi Proyek
Proyek ini berfokus pada penyusunan instrumen teknis dan panduan strategis jangka panjang untuk mengelola aktivitas pariwisata bahari di wilayah dampingan YKAN. Pendekatan pariwisatanya diselaraskan dengan prinsip ekonomi biru dan konservasi laut yang berbasis sains. Evaluasi dilakukan pada dua lapisan utama: tingkat kawasan menggunakan adaptasi teori Tourism Area Life Cycle (TALC) dan tingkat unit usaha menggunakan sistem Gateway & Proporsi untuk menilai kelayakan operasional.
Tujuan Proyek
- Menyelaraskan praktik pengembangan pariwisata di desa-desa dampingan YKAN dengan standar pariwisata berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun internasional.
- Menyediakan alat rujukan teknis yang objektif dan berbasis bukti (evidence-based) untuk mengukur tingkat keberlanjutan serta arah pengembangan lokasi ekowisata bahari.
- Memastikan operasional pariwisata bahari dapat berjalan selaras dengan mandat konservasi laut, perlindungan keanekaragaman hayati pesisir, serta sistem pendukung kehidupan.Mendorong penguatan tata kelola yang terintegrasi, meningkatkan kapasitas masyarakat lokal sebagai pelaku utama, serta meningkatkan daya saing pasar yang adil.
- Menyusun panduan intervensi pendampingan YKAN selama sepuluh tahun ke depan (2026–2036) agar berjalan secara sistematis, terukur, dan adaptif.
Keluaran Proyek
- Standar dan Pedoman Ekowisata Bahari YKAN: Kerangka penilaian yang mencakup 4 pilar utama (Tata Kelola, Keberlanjutan, Produk, Pemasaran & Pelayanan), yang diturunkan menjadi 15 kriteria dan 95 indikator penilaian.
- Peta Jalan Ekowisata Bahari (2026–2036): Panduan strategi 10 tahun yang dibagi ke dalam 7 program utama, mulai dari Proyek Percontohan (Pilot Project), Desain & Inkubasi Usaha, Implementasi Penuh, Sistem Pelaporan Terintegrasi, Sertifikasi Eksternal, Kolaborasi Pasar, hingga Advokasi Pemerintah.
- Sistem Kategorisasi Tingkat Perkembangan Kawasan & Usaha:
– Penilaian Destinasi: Pemetaan 6 fase perkembangan kawasan (Eksplorasi, Keterlibatan, Pengembangan, Konsolidasi, Stagnasi, Peremajaan/Penurunan) menggunakan adaptasi matriks TALC.
– Penilaian Usaha: Pengelompokan status bisnis ke dalam 5 tingkatan level (Kandidat, Potensial, Dasar, Menengah, Lanjutan). - Lembar Kerja & Formulir Penilaian Lapangan: Dokumen instrumen evaluasi mandiri (self-assessment) beserta daftar opsi bukti pemenuhan indikator yang valid secara operasional.
