Blog

  1. Home
  2. Blog
  3. Generasi Hashtag: Masa Depan Pariwisata Berkelanjutan dan Wisata Minat Khusus

Generasi Hashtag: Masa Depan Pariwisata Berkelanjutan dan Wisata Minat Khusus

Generasi Hashtag

Secara definisi Generasi Hashtag diartikan sebagai orang-orang yang lahir antara tahun 1991 dan 2005.

Generasi ini mencakup kaum milenial yang usianya lebih muda, serta kaum Gen Z yang lebih tua. Generasi sebelumnya menyebutkan bahwa Generasi Hashtag dikategorikan sebagai kaum yang memiliki ketergantungan hidup yang sangat tinggi terhadap internet, media sosial, atau smarphone. Dari karakteristik mereka tersebut pun akhirnya memberikan peluang dan mengubah cara pandang para pelaku bisnis dengan meyesuaikan kebiasaan hidup Generasi Hashtag.

Peran Generasi Hashtag Melahirkan Perusahaan Besar Dunia

Generatsi Hashtag bisa dikatakan sebagai pemicu utama berdirinya perusahaan-perusahaan besar seperti Netflix, Uber, dan Airbnb. Hingga mampu menggeser target pasar generasi sebelumnya dan menjadi target market utama dunia saat ini. Pada akhirnya perusahaan-perusahaan besar lain dan yang baru ikut merintis pun kemudian mengukuti jejak mereka (Netflix, Uber, dan AirBnB) dalam menargetkan pangsa pasar baru Generasi Hashtag.

Wisatawan milenial berkunjung Bali

Baca Juga: MotoGP Mandalika: Apakah Efektif untuk Branding Pariwisata Indonesia?

Generasi Hashtag berpotensi besar menjadi pendorong utama tumbuhnya Wisata Minat Khusus (Nicht Tourism)

Dilansir dari GlobalData dalam artikel berjudul ‘Niche Tourism, 2022 Update – Thematic Research’, Generasi Hashtag memiliki minat dan permintaan yang tinggi terhadap wisata minat khusus yang mampu meningkatkan keterampilan dan pengalaman pribadi mereka.

Berdasarkan hasil survey GlobalData pada Q1 2021 terkait seberapa besar responden memilih suatu product/layanan jika disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa 27% Gen Z dan 26% Milenial menyatakan bahwa “selalu memilih product/layanan yang disesuakan dengan kebutuhan mereka” yang mana keduanya merupakan persentase tertinggi dari semua kelompok usia yang disurvey, dan 3% di atas rata-rata tingkat global.

Pada survey lain oleh GlobalData di Q4 2018, Q3 2019, dan Q3 2021 terkait jenis liburan yang biasanya dipilih oleh responden, menunjukkan preferansi terhadap jenis perjalanan wisata minat khusus mengalami peningkatan di kalangan anak muda.

Hasilnya menunjukkan peningkatan popularitas secara bertahap untuk berbagai jenis perjalanan khusus termasuk wisata petualangan, wisata gastronomi, ekowisata, dan wisata kesehatan dan kebugaran di kalangan Generasi Hashtag. Disisi lain persentase responden Generasi Hashtag yang memilih jenis wisata yang lebih popluer seperti wisata kota, dan wisata pantai mengalami penurunan sepanjang survei tahunan tersebut.

Preferensi Generasi Hashtag ini membantu mendorong banyak bentuk wisata minat khusus ke tingkat berikutnya. Hampir semua jenis wisata minat khusus yang tercakup dalam survey GlobalData selama tiga tahun terakhir menunjukkan peningkatan permintaan dari Generasi Hashtag.

Generasi Hashtag adalah masa depan industri termasuk pariwisata. Disebutkan juga bahwa jika dibandingkan dengan generasinya sebelumnya, Generasi Hashtag memiliki tingkat keinginan untuk melakukan perjalanan wisata dan ketertarikan terhadap wisata minat khusus yang lebih tinggi. Hal tersebut akan sangat membantu mendorong pemulihan dan kesadaran terhadap pariwasata yang lebih berkelanjutan.

By: Agus Sur – Social Media Intern & S.Setiawan – Digital Marketer Wise Steps Group

Artikel Terkait

Menu
Open chat
Halo 👋

Ada yang bisa kami bantu?
Pop-Up Banner Event WSC 1